Detik-Detik Terakhir
Lelah mencari akhir pelarian ini
Mentari jingga hari ini akan jadi mentari terakhirku
Karna esok, ku tak dapat melihat warna jingga itu lagi
Telah disiapkan tujuh jagal
Yang siap menghantar nyawaku
Entah, entah kemana jiwaku ini akan diantar
Aku hanya ingin kebenaran
Mungkin hanya aku dan dinding serta jeruji bui yang paham
Aku tidak meledakkan Kedubes Australia
Membumihanguskan Jimbaran
Atau meluluhlantakkan J.W Marriot
Aku cuma anak pesantren yang belajar tajwid dan tauhid
Sekarang, tepat tujuh jam dari eksekusi, aku belum terlelap
Yang ku inginkan hanyalah kebenaran dan keadilan
Ah…ketika semua dalam hidup ini terasa indah
Mengapa aku harus mengakhirinya?